Wawancara eksklusif dengan Djajang Nurjaman

KESAN PERTAMA, SAYA SALUT DENGAN BARITO

SELASA, 21 April 2020 Barito Putera merayakan hari jadi yang ke 32 tahun. Harapan pun mengalir diusia baru tersebut. Semua mendoakan yang terbaik.

Guna menambah kesan manis di hari berdirinya klub, kami berkesempatan melakukan wawancara secara ekslusif dengan pelatih kepala Laskar Antasari, Djajang Nurjaman. Sang entrenador secara gamblang menyampaikan harapan serta doanya untuk klub kebanggaan masyarakat Banua.

Disamping itu, dirinya juga menceritakan kondisi terbaru tim dan apa hal pertama yang akan Ia lakukan andai wabah Covid-19 yang saat ini melanda seluruh dunia berlalu. Penasaran? Simak wawancara eksklusif kami bersama Djajang Nurjaman.

Halo coach, apa kabar?
“Alhamdulillah baik,”

Barito Putera baru saja merayakan ulang tahun. Apa harapan coach Djanur?
“Harapannya Barito Putera tetap eksis di kancah sepakbola nasional, Elite pro Akademi terus dibina, serta mampu bersaing dengan klub top Indonesia sehingga menjadi kebanggaan masyarakat Banua,”

Kesan Pertama kali coach Djanur tentang Barito Putera saat jadi pemain?
“Merasa salut saja, karena waktu itu saya manganggap bahwa sebagai klub baru, Barito Putera langsung bisa bersaing dengan klub yang sudah berpengalaman seperti Persib, Persija dan lain-lain,”

Kemarin bertepatan juga dengan haul ke 5 pendiri Barito putra Almarhum Haji Abdussamad Sulaiman atau biasa yang akrab dipanggil Haji Leman. Pandangan coach Djanur terhadap sosok Haji Leman, Bagaimana?
“Sosok yang luar biasa perhatiannya, keinginannnya, dan pengorbanannya untuk sepakbola Indonesia. Malah sampai menjelang akhir hayatnya, beliau masih memikirkan sepakbola,”

Bicara soal visi coach Djanur bersama Barito Putera kedepan?
“Saya ingin meneruskan pembinaan pemain muda yang sudah dirintis, dan melanjutkan di tim utama, sehingga Insha Allah 3 tahun kedepan pemain muda tadi sudah menjadi tulang punggung tim utama yang berlaga di Liga 1,”

Seandainya kompetisi tidak terhenti, bagaimana prediksi dan target diakhir musim?
“Target akhir musim ini memperbaiki peringkat dari tahun lalu,”

Soal kondisi saat ini, Bagaimana perkembangan tim semasa pandemi Corona ini? Apakah program latihan tetap jalan?
“Kita libur tapi tetap memberikan menu latihan per minggu untuk para pemain, supaya dilakukan latihan secara mandiri di rumah masing-masing,”

Seandainya pandemi ini berakhir, apa hal pertama yang akan coach lakukan?
“Segera kita lakukan persiapan untuk berjaga-jaga, jika kemungkinan ada kompetisi atau turnamen yang digelar,”

Seandainya kompetisi dihentikan, bagaimana?
“Kita akan bubarkan pemain dan akan dibicarkan lebih lanjut dengan manajemen untuk persiapan kompetisi musim depan,”

Baik Coach, terimakasih untuk waktunya.
“Sama-sama,”

Reporter: Ucok
Fotografer: Ucok
Editor: Ardasa

Share Berita
error: Content is protected !!
Visit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram