YOYO PERBANYAK NONTON VIDEO PERTANDINGAN

NASIB kompetisi sepakbola nasional, memasuki babak krusial. Sejak negara bertatus tanggap darurat karena pandemi virus corona hingga tanggal 29 Mei nanti, langkah kompetisi yang terhenti juga sedang menanti takdirnya. Menyikapi ini Asisten Pelatih Barito Putera Yusuf Prasetyo, tetap berharap situasi negara bisa pulih.

Menurut pria yang akrab disapa Yoyo, apabila masa tanggap diperpanjang, maka peluang kompetisi untuk bisa berlanjut akan semakin kecil. “Saat ini prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan. Jadi saya rasa mereka yang berkapasitas (menteri kesehatan, pemerintah, PSSI) akan menentukan bagaimana baiknya untuk kelanjutan kompetisi sepakbola kita ke depan. Semoga ada jalan terbaiknya bagi kita semua,” ujar Yoyo.

Selama jeda kompetisi Coach Yoyo lebih banyak menghabiskan waktu dengan mempelajari kembali ilmu kepelatihan. Mulai dari membaca buku tentang ilmu tersebut, hingga menonton ulang video pertandingan.

“Kegiatannya selama jeda kompetisi membaca kembali buku tentang kepelatihan dan lihat video pertandingan sebelumnya. Karena setiap kita mengulang membaca buku atau melihat video, pasti akan ada pelajaran yang berbeda,” tambahnya.

Di tengah pandemi virus corona seperti saat ini, tentu saja bulan puasa tahun ini tidak akan sama seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Bulan Ramadhan yang berbeda ini dihabiskan Coach Yoyo dengan di rumah saja.

“Bulan ramadhan di tengah pandemi seperti ini memang sangat terasa, jadi kegiatan ibadah bulan puasa lebih banyak d irumah aja,” ujarnya. (*)

Reporter: Adun
Fotografer: Ucok
Editor: Ardasa

Share Berita
error: Content is protected !!
Visit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram