Yudha Febrian Siap Mengikuti Pembinaan Mental di Pesantren

Mochamad Yudha Febrian menyatakan siap mengikuti pembinaan mental di pesantren yang menjadi kebijakan Barito Putera atas tindakan indisipliner yang dilakukannya. Kesiapan Yudha dibuktikan dengan membuat surat pernyataan, Senin 7 Desember, yang berisi tentang kesediaannya mengikuti pembinaan tersebut.

Surat pernyataan itu ditandatangani bersama oleh Yudha dan manajer Barito Putera Mundari Karya. Pemain 18 tahun itu berharap bisa memperbaiki mental dan sikap setelah mengikuti pembinaan di salah satu pesantren yang ada di Jawa Barat.

“Saya sangat bersyukur Alhamdulillah atas kebaikan manajemen Barito Putera menyikapi masalah yang saya perbuat ini,” kata Yudha Febrian saat menyerahkan surat pernyataan ke kediaman CEO Barito Putera Hasnuryadi Sulaiman di Jakarta.

“Saya berjanji setelah program pembinaan ini saya tidak melakukan hal yang sama. Saya sangat menyesal karena kasus ini gara-gara kesalahan saya sendiri,” sambungnya.

Yudha pun mengakui membawa beberapa perbekalan saat akan menjalani pembinaan mental dari sisi kerohanian itu. Selain perlengkapan ibadah, pemain bertahan Laskar Antasari itu juga membawa perlengkapan latihannya.

Pasalnya manajemen Barito Putera tetap memperhatikan program latihan Yudha selama di pesantren. Yudha nantinya akan didampingi pelatih dan juga mewajibkan melaporkan hasil latihannya kepada tim pelatih.

“Persiapan yang saya bawa paling sarung, baju koko, kopiah dan alat sholat. Selain itu juga saya bawa baju buat latihan dan sepatu bola,” tuturnya

“Manajemen dan tim pelatih membuatkan saya program latihan buat menjaga kondisi di sana. Nanti juga ada pelatih dari Barito Putera yang mendampingi saya selama berlatih di pesantren,” tutup Yudha Febrian.

Share Berita
error: Content is protected !!
Visit Us On TwitterVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram